***4:102***
102. Dan apabila kamu berada di tengah-tengah mereka (sahabatmu) lalukamu hendak mendirikan shalat bersama-sama mereka, maka hendaklahsegolongan dari mereka berdiri (shalat) besertamu dan menyandangsenjata, kemudian apabila mereka (yang shalat besertamu) sujud(telah menyempurnakan seraka'at) [344], maka hendaklah merekapindah dari belakangmu (untuk menghadapi musuh) dan hendaklahdatang golongan yang kedua yang belum bersembahyang, lalubersembahyanglah mereka denganmu [345], dan hendaklah merekabersiap siaga dan menyandang senjata. Orang-orang kafir inginsupaya kamu lengah terhadap senjatamu dan harta bendamu, lalumereka menyerbu kamu dengan sekaligus. Dan tidak ada dosa atasmumeletakkan senjata-senjatamu, jika kamu mendapat sesuatu kesusahankarena hujan atau karena kamu memang sakit; dan siap siagalahkamu. Sesungguhnya Allah telah menyediakan azab yang menghinakan bagi orang-orang kafir itu [346].
[344] Menurut jumhur mufassirin bila telah selesai seraka'at,maka diselesaikan satu raka'at lagi sendiri, dan Nabi dudukmenunggu golongan yang kedua.
[345] Yaitu raka'at yang pertama, sedang raka'at yang keduamereka selesaikan sendiri pula dan mereka mengakhirisembahyang mereka bersama-sama Nabi.
[346] Cara sembahyang khauf seperti tersebut pada ayat 102 ini dilakukan dalam keadaan yang masih mungkin mengerjakannya, bila keadaan tidak memungkinkan untuk mengerjakannya, maka sembahyang itu dikerjakan sedapat-dapatnya, walaupun dengan mengucapkan tasbih saja.
.jpg)
No comments:
Post a Comment